FKDM dan FPK Tempel Mantapkan Sinergi Kebangsaan: Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Wujudkan Indonesia Rukun dan Tangguh

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 11, 2025
Pemerintahan

FKDM dan FPK Tempel Mantapkan Sinergi Kebangsaan: Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Wujudkan Indonesia Rukun dan Tangguh

Sleman, 11 November 2025 - Upaya memperkuat ketahanan sosial dan menjaga stabilitas nasional terus digelorakan dari akar rumput. Salah satunya tampak dalam kegiatan Forum Kewaspadaan Din Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menggelar pertemuan rutin di Warung Makan Sormindi, Nglengkong Kidul, Kalurahan Sumberrejo, pada Selasa (11/11/2025).

Pertemuan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota FKDM serta FPK dari berbagai kalurahan di wilayah Tempel. Selain membahas isu-isu aktual menjelang akhir tahun, forum ini menjadi sarana berbagi strategi memperkuat ketahanan sosial masyarakat menghadapi dinamika politik, ekonomi, dan keamanan nasional.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi ajang konsolidasi dua forum strategis di bawah binaan pemerintah, yang berperan penting dalam menjaga kewaspadaan dini serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Panewu Tempel Dakiri, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Tempel, Heni Ristiawan, S.H., M.I.P.. Turut hadir pula perwakilan dari Polsek Tempel, yaitu IPDA Salimi, Panit 1 Binmas, dan Aiptu Kusno, Ps. Panit 2 Binmas Polsek Tempel.

FKDM: Menjadi Mata dan Telinga Pemerintah

Dalam sambutannya, Ketua FKDM Kapanewon Tempel, Imam Nayoko, menegaskan pentingnya peran FKDM sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah melalui deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan sosial. “FKDM menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan. Kami hadir untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan melaporkan setiap dinamika sosial agar potensi konflik bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.

“Kewaspadaan dini bukan sekadar tanggung jawab aparat, tetapi menjadi kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat,” tambah Imam Nayoko.

FPK: Merawat Toleransi dan Kebersamaan

Sementara itu, Ketua FPK Kapanewon Tempel, Sih Budi Daryanto, menekankan pentingnya pembauran kebangsaan di tengah masyarakat yang semakin majemuk. “FPK menjadi ruang bersama untuk membangun toleransi, dialog, dan kebersamaan lintas suku, agama, dan budaya. Dari Tempel, kita ingin menunjukkan bahwa kerukunan adalah kekuatan bangsa,” ungkapnya.

“Kewaspadaan dan pembauran bukan hanya program, tetapi semangat kebangsaan yang harus hidup di setiap hati warga Indonesia,” lanjut Budi.

Pemerintah Dorong Sinergi dan Kolaborasi

Dalam arahannya, Panewu Tempel Dakiri, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi terhadap kiprah FKDM dan FPK yang dinilai menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “FKDM dan FPK adalah mitra penting pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat karena keamanan dan kedamaian tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Dakiri.

“Sinergi antara masyarakat dan pemerintah merupakan fondasi utama bagi terwujudnya Indonesia yang rukun, tangguh, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Tempel, Heni Ristiawan, S.H., M.I.P., menekankan pentingnya komunikasi yang efektif di tingkat masyarakat. “Kewaspadaan sosial harus dimulai dari lingkungan terdekat. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berharga untuk menjaga ketenteraman bersama,” ucap Heni.

Polsek Tempel Apresiasi Peran Forum

Dari unsur kepolisian, IPDA Salimi, Panit 1 Binmas Polsek Tempel, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan forum-forum kewaspadaan ini yang dinilai sangat membantu aparat dalam upaya deteksi dan cegah dini potensi gangguan keamanan. “Kegiatan FKDM dan FPK sangat membantu kami dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Terutama dalam menghadapi potensi kerawanan menjelang kegiatan politik lokal, serta isu-isu seperti peredaran narkoba dan miras yang perlu diwaspadai bersama,” jelas IPDA Salimi.

Menjaga Kebersamaan, Merawat Kerukunan

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama, mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Tempel. Suasana guyub yang terbangun menjadi simbol kuat bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun Indonesia yang damai dan tangguh.

Melalui sinergi FKDM dan FPK, Kapanewon Tempel kembali meneguhkan peran masyarakat sebagai benteng utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat semangat kebangsaan dari tingkat paling dasar.

(SBD – KIM Tempel)