Penyaluran BLT Dana Desa Tahap IV Jadi Penopang Ekonomi Warga Rentan di Tengah Tekanan Biaya Hidup

  • Sih Budi Daryanto
  • Apr 22, 2026
Sosial Masyarakat

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap IV Jadi Penopang Ekonomi Warga Rentan di Tengah Tekanan Biaya Hidup

Sleman — Pemerintah Kalurahan Margorejo kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap IV untuk bulan April kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini menyasar 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300 ribu sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli warga di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan di berbagai daerah.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di aula Kalurahan setempat pada Rabu (22/4/2026) turut dihadiri Tenaga Pendamping Sosial Kecamatan (TPSK) Iwan Wismantoro, Carik Margorejo Ariyanto Wibowo, SH., CPLA, serta unsur Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) yang diwakili oleh Sekretaris BPKal Margorejo, Ardhian Dwi Putranto.

Dalam keterangannya, Iwan Wismantoro menegaskan bahwa BLT Dana Desa bukan sekadar bantuan tunai, tetapi juga instrumen penting untuk menjaga stabilitas sosial masyarakat. “BLT-DD ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta menjaga ketahanan ekonomi keluarga penerima. Program ini juga menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ariyanto Wibowo menyampaikan bahwa pemerintah kalurahan berupaya memastikan bantuan tepat sasaran dan transparan dalam penyalurannya. “Kami terus melakukan verifikasi dan validasi data agar bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Ini bagian dari komitmen kami dalam mengelola dana desa secara akuntabel,” katanya.

Dari sisi penerima manfaat, bantuan tersebut dirasakan langsung dampaknya. Luvia Indi Pramadewi, warga Padukuhan Mangkudranan, mengaku sangat terbantu dengan adanya BLT-DD. Setiap hari, ia harus berjuang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk menggunakan sepeda dari rumahnya hingga Pasar Kranggan. “Saya sangat berterima kasih atas perhatian dari pemerintah kalurahan. Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Luvia dengan penuh haru.

Program BLT Dana Desa sendiri menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam merespons tantangan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Di berbagai wilayah Indonesia, program ini terbukti mampu menjadi bantalan sosial sekaligus menjaga perputaran ekonomi di tingkat desa.

Dengan penyaluran yang terus berlanjut dan pengawasan yang diperkuat, BLT-DD diharapkan tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(SBD KIM SENYUM TEMPEL)