Sambut Akses Jalan Tol, Kapanewon Tempel Siapkan Diri Jadi Cermin Estetika Yogyakarta

  • Sih Budi Daryanto
  • May 06, 2026
Pemerintahan

Sambut Akses Jalan Tol, Kapanewon Tempel Siapkan Diri Jadi Cermin Estetika Yogyakarta

Sleman — Kapanewon Tempel kini memegang peran yang kian krusial sebagai gerbang utama di sisi utara, tidak hanya bagi Kabupaten Sleman tetapi juga bagi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Posisi strategis ini menuntut kesiapan wilayah dalam menyambut lonjakan mobilisasi pendatang, terutama dengan segera dibukanya akses jalan tol yang akan melintasi kawasan tersebut.

Panewu Tempel, Rasyid Ratnadi Sosiawan, menegaskan bahwa wilayahnya harus mampu menampilkan wajah yang bersih, tertata, dan mencitrakan keramahan Yogyakarta. Hal ini dikarenakan Tempel menjadi titik pertama yang memberikan kesan kepada para pelancong maupun pelaku bisnis saat memasuki DIY dari arah utara. Menurutnya, antisipasi terhadap arus mobilisasi yang tinggi harus dilakukan sejak dini agar kemajuan infrastruktur nasional memberikan dampak positif bagi daerah.

“Kapanewon Tempel adalah pintu gerbang utara yang merefleksikan citra Yogyakarta di mata pendatang. Karena itu, wilayah yang dilalui arus keluar-masuk kendaraan perlu melakukan persiapan matang. Kita ingin wajah Tempel menjadi cermin keindahan dan kesiapan DIY dalam menyambut era konektivitas jalan tol ini,” ujar Rasyid Ratnadi Sosiawan saat berdialog dengan pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kantor Kapanewon Tempel, Selasa (5/5/2026).

Selain kesiapan infrastruktur, Rasyid juga menyoroti pentingnya literasi informasi digital dalam menyongsong perkembangan wilayah. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap peran KIM Senyum Tempel yang dinilai aktif dalam menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital mulai dari media sosial hingga buletin. Keberadaan kanal informasi yang dikelola masyarakat secara mandiri dianggap mampu menjawab tantangan generasi masa kini dan membantu pemerintah mempromosikan potensi lokal.

Ketua KIM Senyum Tempel, Muryono, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperluas cakupan berita melalui portal Media Center Sembada. Selain itu, mereka tengah bersiap menyambut pertemuan rutin KIM tingkat kabupaten yang akan dipusatkan di Tempel pada akhir Mei mendatang. Fokus pemberitaan ke depan akan diarahkan untuk mendukung promosi pariwisata berbasis potensi lokal.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah kapanewon mendorong pemanfaatan aset alam seperti penataan kawasan tanggul di sepanjang Kali Krasak untuk dijadikan destinasi wisata. Pengembangan sektor pariwisata lokal ini diyakini akan menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga sekitar, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat seiring dengan berkembangnya aksesibilitas wilayah.

“Kami mendorong pemanfaatan potensi lokal untuk pengembangan wisata, salah satunya penataan kawasan di sepanjang Kali Krasak. Pengembangan sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga warga tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur jalan tol,” tambah Rasyid Ratnadi Sosiawan di akhir pertemuan. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)