Digitalisasi Dorong Seleksi Perangkat Kalurahan Merdikorejo Gunakan Tes Komputer

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 26, 2025
Pemerintahan

Digitalisasi Dorong Seleksi Perangkat Kalurahan Gunakan Tes Komputer

 

Seleksi calon perangkat Kalurahan Merdikorejo di Gedung Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerjasama (PPKK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (25/11/2025), menegaskan pentingnya keterampilan mengoperasikan komputer sebagai syarat utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Pentingnya literasi digital bagi perangkat kalurahan tidak dapat dipandang sebelah mata. Administrasi kalurahan kini berjalan dengan sistem komputerisasi yang menuntut ketelitian, efisiensi, dan keamanan data. Mulai dari penyusunan laporan, input data kependudukan, pengelolaan keuangan, hingga pelayanan surat menyurat, semuanya membutuhkan pengoperasian komputer yang baik.

Menurut Ketua Panitia Seleksi, Yuni Adinurdiyanto, kemampuan komputer menjadi syarat dasar perangkat kalurahan modern. Dengan begitu banyak aplikasi pemerintahan berbasis digital, seperti Sistem Informasi Desa, Sistem Keuangan Desa, dan berbagai aplikasi pelaporan.

“Sehingga perangkat kalurahan yang tidak menguasai komputer akan kesulitan beradaptasi dengan tuntutan kerja yang semakin kompleks,” tandasnya.

Selain meningkatkan kecepatan pelayanan, perangkat yang mahir komputer juga berperan penting dalam menjaga transparansi. Data yang dikelola dengan rapi dan akurat memudahkan masyarakat mengakses informasi, sekaligus mengurangi potensi kesalahan maupun penyimpangan. Dalam konteks good governance, keterampilan digital menjadi pilar penting untuk mewujudkan tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Bagi peserta seleksi, tes komputer ini menjadi pengalaman penting sekaligus tantangan tersendiri. Banyak dari mereka yang sudah terbiasa bekerja dengan komputer, namun ada juga yang harus menyesuaikan diri dengan standar baru yang lebih tinggi. Proses ini menunjukkan bahwa perangkat kalurahan bukan lagi sekadar petugas administratif, melainkan operator sistem modern yang harus mampu mengelola data secara profesional.

Sementara itu, Lurah Merdikorejo, Agus Prasetyo menyoroti digitalisasi desa yang terus digencarkan pemerintah mendorong perangkat kalurahan untuk selalu meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, pelayanan publik kini bergerak menuju sistem yang lebih cepat, mudah, dan dapat diakses melalui perangkat digital. “Tanpa aparatur yang menguasai komputer, tujuan besar tersebut sulit tercapai secara optimal,” ucapnya.

Dengan diterapkannya seleksi berbasis komputer, Kalurahan Merdikorejo menunjukkan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Proses ini menjadi langkah nyata menuju pemerintahan kalurahan yang profesional, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi demi kemajuan masyarakat.

(Penulis: Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)