Kelompok Seni Kubro Siswo “Eko Siswo” Terima Hibah Gamelan dari Dinas Kebudayaan Sleman
Sleman — Upaya Pelestarian Seni Tradisi Terus Digelorakan dari Tempel
Sleman, 12 November 2025 - Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, sebanyak 19 kelompok kesenian di Sleman tahun ini menerima hibah seperangkat gamelan dan alat musik tradisional. Salah satunya adalah Kelompok Seni Kubro Siswo “Eko Siswo” dari Padukuhan Sedogan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel.
Penyerahan hibah dilaksanakan di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman dan diserahkan langsung oleh jajaran pejabat Dinas Kebudayaan kepada perwakilan masing-masing kelompok seni penerima. Hibah yang diterima Eko Siswo berupa seperangkat alat musik tradisional seperti kendang, bedug, rebana, dan bendhe, yang menjadi sarana penting dalam pementasan kesenian Kubro Siswo — sebuah seni pertunjukan bernuansa religi dan tradisi masyarakat Jawa.
Gregorius Khrisna Wicaksono, S.S., Kepala Seksi Lembaga Budaya Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, menjelaskan bahwa program hibah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan seni tradisional di tengah arus modernisasi. “Tahun ini Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman membagikan gamelan untuk 19 kelompok kesenian, yang terbagi menjadi lima jenis, yakni empat kelompok jathilan, empat bregodo, empat hadroh, empat badui, dan tiga kelompok seni kobro siswo. Salah satunya diterimakan kepada Kelompok Seni Eko Siswo dari Lumbungrejo, Tempel,” terang Khrisna.
Ia menambahkan bahwa program hibah ini diharapkan menjadi stimulus agar para pelaku seni semakin bersemangat dan inovatif dalam berkarya. “Kami berharap hibah ini bermanfaat dan mampu menambah semangat para pelaku seni untuk terus kreatif, aktif, dan konsisten dalam melestarikan kesenian lokal yang menjadi identitas budaya Sleman,” ujarnya.
Sementara itu, Prayitno, Ketua Kelompok Seni Kubro Siswo Eko Siswo, tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas bantuan yang diterima kelompoknya. “Kami mewakili seluruh anggota kelompok Eko Siswo sangat senang dan bersyukur. Sejak berdirinya kelompok kami pada 19 September 1965, ini adalah kali pertama kami menerima hibah gamelan dari pemerintah,” ungkap Prayitno dengan haru.
Ia juga mengapresiasi kecepatan realisasi bantuan tersebut. “Kami baru mengajukan proposal hibah pada tahun 2024, dan Alhamdulillah pada 2025 sudah terealisasi. Ini sungguh bentuk perhatian nyata dari Dinas Kebudayaan kepada kelompok seni yang masih aktif menjaga tradisi,” lanjutnya.
Selain itu, Prayitno juga menyampaikan terima kasih kepada Paguyuban PASER (Paguyuban Seni Religi) Kabupaten Sleman yang selama ini turut memberi perhatian dan ruang bagi kelompok-kelompok seni religi untuk terus berkembang. “Kami sangat berterima kasih kepada Paguyuban PASER yang selalu mendukung dan memfasilitasi kami. Dukungan ini membuat kami semakin semangat untuk terus berkarya dan memperkenalkan kesenian Kubro Siswo kepada generasi muda,” tutupnya.
Dengan diterimanya hibah gamelan ini, diharapkan Kelompok Seni Eko Siswo semakin aktif berkontribusi dalam pelestarian budaya, sekaligus menjadi inspirasi bagi kelompok seni lain di Sleman untuk terus menghidupkan seni tradisi daerah.
(Aisyah Putri Wulansari – KIM Senyum Tempel)