*Musyawarah Kalurahan Khusus Margorejo Bahas Data Kemiskinan: Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran*
Tempel, 5 Nopember 2025
Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Sleman, menggelar Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalhus) terkait pembaruan data kemiskinan tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Balai Pertemuan Kalurahan Margorejo dan dihadiri oleh jajaran perangkat kalurahan, pendamping sosial, serta seluruh dukuh se-Kalurahan Margorejo pada Rabu (05/11/2025)
Musyawarah dihadiri oleh Carik Margorejo Aryanto Wibowo, S.H., CPLA mewakili Lurah Margorejo, Kamituwo Margorejo Anwar Insani, S.E., Ketua BPKal Margorejo H. Edy Triyanto, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kapanewon Tempel M.Arif Yasfani, Tenaga Pendamping Sosial Kalurahan (TPSK) Kalurahan Margorejo Iwan Wismantoro,SE, Pendamping Program Harapan (PKH) Kapanewon Tempel Latifah,S.Sos.I, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Margorejo.
Dalam sambutannya, Carik Margorejo Aryanto Wibowo menegaskan bahwa musyawarah ini menjadi langkah penting untuk memastikan data kemiskinan yang dimiliki pemerintah kalurahan benar-benar akurat dan sesuai kondisi di lapangan. “Pembaruan data ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial agar program bantuan pemerintah tepat sasaran. Kami ingin memastikan warga yang berhak tidak terlewat, sementara yang sudah mampu tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan,” ujar Aryanto.
Sementara itu, Kamituwo Margorejo Anwar Insani, S.E. menekankan pentingnya peran dukuh dalam proses verifikasi data. “Dukuh adalah pihak yang paling memahami kondisi warganya. Mereka menjadi sumber informasi utama untuk menentukan siapa yang layak masuk dalam data kemiskinan dan siapa yang sudah mandiri,” ungkap Anwar.
TKSK Kapanewon Tempel, M Arif Yasfani dalam paparannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah kalurahan dan pendamping sosial. “Sinergi ini penting agar data yang dikumpulkan valid dan bisa digunakan dalam berbagai program seperti PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya. Akurasi data menentukan keberhasilan penyaluran bantuan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama disampaikan oleh TPSK Kalurahan Margorejo Iwan Wismantoro bahwa hasil musyawarah ini akan dijadikan dasar penyusunan data kemiskinan terbaru di tingkat kalurahan.
“Kami memastikan proses ini dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab. Semua masukan dari dukuh akan kami verifikasi agar hasilnya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas nya.
Sementara Pendamping PKH Kapanewon Tempel Latifah menambahkan bahwa pembaruan data harus dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi masyarakat. “Setiap tahun pasti ada dinamika. Ada warga yang kini sudah sejahtera, ada pula yang justru membutuhkan perhatian lebih. Karena itu, Muskalhus ini menjadi momen penting untuk memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” jelasnya
Sementara Ketua BPKal Margorejo H. Edy Triyanto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam kegiatan tersebut. “Muskalhus ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun data yang jujur dan transparan. Data yang valid adalah kunci agar setiap program sosial tepat sasaran dan membawa manfaat bagi warga Margorejo,” ujar H. Edy Triyanto.
Musyawarah berjalan lancar dan partisipatif. Para dukuh dari seluruh padukuhan menyampaikan masukan dan klarifikasi terkait kondisi warganya masing-masing. Hasil dari kegiatan ini akan dituangkan dalam berita acara resmi dan menjadi acuan pembaruan data kemiskinan Kalurahan Margorejo tahun 2025.
Dengan terselenggaranya Musyawarah Kalurahan Khusus ini, Pemerintah Kalurahan Margorejo berharap dapat memperkuat basis data kemiskinan yang lebih valid, transparan, dan tepat sasaran, demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan bagi seluruh warga.
(sbd kim tempel)