Partisipasi Omah Jaga Warga Lumbungrejo Pada Acara Srawung Agung Jaga Warga se-Kabupaten Sleman

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 21, 2025
Sosial Masyarakat

Partisipasi Omah Jaga Warga Lumbungrejo Pada Acara Srawung Agung Jaga Warga se-Kabupaten Sleman

Omah Jaga Warga Kalurahan Lumbungrejo turut serta dalam kegiatan Srawung Agung Jaga Warga se-Kabupaten Sleman yang digelar di halaman Mapolresta Sleman pada Jum'at (21/11/2025). Sesuai instruksi resmi dari Jogoboyo Lumbungrejo, Nugroho Subagyo, Omah Jaga Warga mengirimkan 7 personel untuk menghadiri dan mengikuti apel besar tersebut.

Dalam rapat koordinasi pengurus beberapa waktu sebelumnya, Nugroho Subagyo telah memberikan arahan terkait keikutsertaan para personel.

“Kita hadir sebagai bagian dari keluarga Jaga Warga Sleman. Semua personel dari Lumbungrejo diminta berangkat dengan disiplin, mengenakan kemeja putih, celana hitam, serta memakai rompi dan topi khas Omah Jaga Warga Lumbungrejo sebagai identitas kebanggaan kita,” tegas Nugroho dalam instruksinya.

Arahan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Omah Jaga Warga Lumbungrejo siap mendukung dan mengambil bagian dalam upaya menjaga keamanan, harmoni sosial, dan ketertiban di tingkat kalurahan maupun kapanewon.

Pada kegiatan Srawung Agung Jaga Warga se-Kabupaten Sleman, Bupati Sleman Harda Kiswaya membacakan amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam amanat tersebut, Sri Sultan menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan tekad bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Yogyakarta tetap berada dalam suasana yang damai, tenteram, dan kondusif.

Sri Sultan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar forum pertemuan, tetapi juga sarana strategis untuk menguatkan jaringan sosial, solidaritas warga, dan pengabdian Jaga Warga sebagai penjaga harmoni di tingkat komunitas. Menurut beliau, keaktifan masyarakat dalam menjaga keamanan adalah karakter khas Yogyakarta yang harus dipertahankan dan diwariskan.

Beliau menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan inti dari pagar budaya yang selama ini menjadi fondasi ketenteraman DIY.

Dalam amanatnya, Sri Sultan menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas bantuan 10.000 rompi Jaga Warga yang diberikan kepada wilayah DIY. Menurut Sultan, rompi tersebut memiliki nilai simbolis yang sangat penting.

Rompi itu merepresentasikan bahwa unsur keamanan berperan untuk mengayomi, mendampingi, dan melindungi masyarakat. Bantuan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan keamanan hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada warga.

Menghadapi periode Natal dan Tahun Baru, Sultan menitipkan pesan penting untuk seluruh anggota Jaga Warga, mengingat dinamika sosial yang biasanya meningkat pada masa tersebut.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni, menjadi sahabat masyarakat, dan mitra Polri yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial,” demikian isi amanat yang dibacakan Bupati Harda.

Beliau menegaskan bahwa Jaga Warga perlu menjaga nilai-nilai budaya lokal seperti tepa selira, tenggang rasa, dan musyawarah dalam setiap tindakan.

Sultan HB X menyatakan bahwa kolaborasi antara Jaga Warga dan Polri adalah kekuatan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi tersebut mencerminkan gabungan antara kekuatan sosial budaya dan sistem keamanan formal yang saling melengkapi.

Dengan kolaborasi yang harmonis, beliau meyakini DIY akan tetap menjadi daerah yang aman, tenteram, dan nyaman bagi warganya.

Di akhir amanatnya, Sri Sultan memberikan pesan reflektif mengenai pentingnya ketelitian, ketepatan, dan kesungguhan dalam menjalankan tugas menjaga kamtibmas. “Akhirnya, bila Polri bekerja dengan tata, titi, tatas, titis dan Jaga Warga melangkah dengan tanggap, tangguh, tuntas, maka Yogyakarta akan senantiasa berada dalam suasana titi tentrem, karta raharja—aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” demikian penutup beliau.

(SBD KIM SENYUM TEMPEL)