Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial di Sumberrejo Tempel: Penulisan Caption Dan Pemanfaatan AI
Tempel, 15 Nopember 2025-Semangat literasi digital kembali digelorakan di Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial yang diselenggarakan pada Sabtu pagi, 15 November 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) melalui program pemberdayaan masyarakat dan KIM Senyum Tempel.
Pelatihan ini mengusung materi utama “Penulisan Caption dan Pemanfaatan AI”, dengan tujuan membekali peserta—terdiri dari pemuda, pelaku UMKM, dan anggota KIM—agar lebih terampil dalam menyusun konten digital yang efektif, kreatif, dan mampu menjangkau audiens lebih luas.
Materi disampaikan oleh Nazwa Kayla Arthalevia, narasumber dari Universitas Teknologi Yogyakarta, yang menegaskan bahwa caption merupakan komponen penting dalam sebuah unggahan. “Caption adalah jiwa dari sebuah postingan. Foto dan video adalah tubuhnya, tetapi caption-lah yang memberi nyawa, konteks, dan kekuatan pesan,” terang Nazwa.
Ia memaparkan bahwa caption yang tepat dapat meningkatkan engagement rate hingga 30 persen serta membantu algoritma platform mengenali kategori konten agar lebih mudah ditemukan audiens yang sesuai. “Sebanyak 92 persen pengguna mobile menonton video tanpa suara. Jadi caption yang kuat akan memastikan pesan tetap sampai meskipun penonton tidak mengaktifkan audio,” tambahnya.
Pada sesi berikutnya, peserta diajak mempraktikkan penggunaan kecerdasan buatan seperti ChatGPT untuk membantu merumuskan caption yang relevan dan konsisten dengan identitas kreator. “AI bukan pengganti kreativitas, tetapi alat bantu yang dapat mempercepat proses. Dengan prompt yang tepat, siapa pun bisa menghasilkan caption yang menarik dan profesional,” jelas Nazwa Kayla.
Ketua KIM Senyum Tempel , Muryana memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kolaborasi UTY dan KIM Senyum Tempel menunjukkan bahwa literasi digital dapat dibangun dari desa, dengan pendekatan yang sederhana namun sangat bermanfaat,” ujarnya.
Pihak UTY melalui program pemberdayaan mahasiswa menegaskan komitmen untuk terus mendampingi masyarakat. “Mahasiswa harus memberi manfaat langsung kepada warga. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi kampus kepada masyarakat,” tutur ketua pelaksana kegiatan Yulia Hananya Shinta.
Salah satu peserta, Sumaryanto, warga Jetis Sumberrejo Tempel yang dikenal sebagai petani melon, mengungkapkan kesan positifnya. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan saya. Biasanya saya hanya mengunggah foto panen apa adanya. Sekarang saya paham bagaimana menulis caption yang bisa menarik minat pembeli,” ujar Sumaryanto.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan secara berkelanjutan. “Semoga pelatihan seperti ini bisa rutin dilakukan. Kami para pelaku UMKM jadi lebih percaya diri mempromosikan produk kami lewat media sosial,” tambahnya.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta aktif bertanya serta mencoba langsung teknik penulisan caption menggunakan metode yang diajarkan.
KIM Senyum Tempel bersama mahasiswa UTY menyatakan siap untuk memperluas program serupa di kesempatan berikutnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital masyarakat desa.
(SBD KIM SENYUM TEMPEL)