Pelatihan Pengelolaan Informasi Publik Berbasis Digital Kalurahan Merdikorejo

  • Sih Budi Daryanto
  • Dec 09, 2025
Sosial Masyarakat

Pelatihan Pengelolaan Informasi Publik Berbasis Digital Kalurahan Merdikorejo

Kalurahan Merdikorejo menyelenggarakan pelatihan Pengelolaan Informasi Publik Berbasis Digital pada tanggal 9 Desember 2025 di Ruang Rapat dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini sebagai langkah memperkuat transparansi dan meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Agus Prasetyo selaku Lurah Merdikorejo, bersama pamong, staf, dan kader Adminduk Kalurahan Merdikorejo.

Hadir sebagai narasumber Adnan Iman N.A dan Sutarto, Anggota KIM Sembada Kabupaten Sleman, yang membawakan materi mengenai etika penulisan berita meliputi independensi, menghindari fitnah, meminimalisir kerugian, kejujuran, keadilan, serta atribusi yang tepat. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas penyampaian informasi publik melalui media digital. Materi pelatihan disusun berdasarkan regulasi Keterbukaan Informasi Publik, yaitu Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 serta Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 19 Tahun 2020, yang menekankan pentingnya transparansi dan akurasi dalam publikasi informasi pemerintah desa.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai etika jurnalistik, mulai dari independensi, kejujuran, hingga kewajiban menghindari fitnah dan plagiarisme. Peserta juga diajak memahami bentuk pelanggaran kode etik yang sering terjadi, seperti penggunaan sumber imajiner, ilustrasi sembarangan, hingga wawancara fiktif.

Selain etika, pembelajaran juga mencakup delapan fungsi jurnalistik menurut F. Fraser Bond, di antaranya memberikan informasi, melakukan interpretasi, memengaruhi pendapat publik, hingga memberikan hiburan. Peserta kemudian diperkenalkan pada prinsip dasar penulisan berita yang menekankan fakta, bahasa yang sederhana, penggunaan struktur piramida terbalik, serta pemenuhan unsur 5W+1H.

Lebih lanjut, peserta mempelajari karakteristik bahasa jurnalistik yang ringkas, lugas, dan mudah dipahami. Sepuluh pedoman penggunaan bahasa menurut McKane dipaparkan untuk membantu peserta menyusun kalimat yang efektif dan relevan.

Materi pelatihan kemudian diarahkan pada praktik langsung, mulai dari proses mengumpulkan dan memilah informasi, menyusun kerangka berita, hingga menulis berita lengkap berdasarkan contoh kegiatan “Kick-Off Program Pengendalian DBD Berbasis Wolbachia di Kabupaten Sleman.” Peserta melihat langsung bagaimana data kegiatan, transkrip sambutan, dan kutipan narasumber diolah menjadi berita lengkap dengan lead, body, dan tail.

*"Berita itu harus berdasar fakta serta menghindari plagiatisme"*. Ujarnya Adnan

Harapannya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi, tetapi juga menjadi langkah strategis menuju desa digital. Melalui pemanfaatan media sosial secara kreatif dan bertanggung jawab, Perwakilan Masyarakat Kalurahan Merdikorejo diharapkan mampu menampilkan berbagai potensi desa mulai dari budaya, UMKM, layanan publik, hingga kegiatan Masyarakat agar semakin dikenal luas dan mampu menghasilkan konten berita yang akurat, etis, dan informatif sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan informasi publik serta mendukung terciptanya kalurahan digital yang lebih maju dan transparan.

(Dony_KIMTempel)