Pembinaan Administrasi PKK Jadi Fondasi Penguatan Karakter Keluarga dan Gerakan Nasional PKK

  • Sih Budi Daryanto
  • Jul 21, 2026
Sosial Masyarakat

SLEMAN – Penguatan administrasi yang tertib dan pemahaman terhadap arah kebijakan organisasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Melalui tata kelola yang baik, setiap program di tingkat desa hingga kabupaten diharapkan mampu berjalan lebih terukur, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Semangat tersebut mengemuka dalam Pembinaan Administrasi Pokja I dan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK tahun 2025 yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman di Pendopo Kapanewon Tempel, Selasa (21/7/2026). Kegiatan diikuti oleh seluruh pengurus Pokja I TP PKK se-Kapanewon Tempel sebagai bagian dari upaya menyamakan pemahaman terhadap arah kebijakan organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas administrasi di tingkat akar rumput.

Narasumber kegiatan, Novia Putri Nurita, A.Md, selaku Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Sleman, menegaskan bahwa administrasi bukan sekadar urusan pencatatan, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap program PKK berjalan efektif, terdokumentasi dengan baik, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

"Administrasi yang tertib mencerminkan organisasi yang sehat. Dari administrasi yang baik, kita dapat melihat perkembangan program, mengevaluasi capaian, sekaligus menyusun langkah perbaikan sehingga manfaat kegiatan PKK benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Novia.

Selain pembinaan administrasi, peserta juga memperoleh sosialisasi mengenai hasil Rakernas X PKK yang menjadi pedoman pelaksanaan program di seluruh Indonesia. Materi tersebut menitikberatkan pada penguatan peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa melalui pendidikan karakter, pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas pengasuhan anak, hingga penguatan ketahanan keluarga menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital.

Menurut Novia, hasil Rakernas X menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh jajaran PKK agar setiap program tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. 

"PKK harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong. Peran kader sangat strategis sebagai penggerak perubahan di lingkungan masing-masing, dimulai dari keluarga," katanya.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami tata kelola administrasi maupun implementasi program hasil Rakernas. Berbagai pengalaman lapangan turut dibahas sebagai bahan evaluasi sekaligus penyusunan strategi agar program PKK semakin efektif dan tepat sasaran.

Melalui pembinaan ini, TP PKK Kabupaten Sleman berharap seluruh kader memiliki standar administrasi yang seragam serta pemahaman yang utuh terhadap kebijakan organisasi. Dengan demikian, Gerakan PKK di berbagai daerah dapat semakin profesional, adaptif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang berkarakter, mandiri, dan sejahtera.(SBD)