Pembinaan RT dan RW se-Kalurahan Margorejo: Wujud Sinergi Membangun Pemerintahan yang Responsif dan Aspiratif
Tempel, 31 Oktober 2025
Dalam rangka mendukung program pemberdayaan pemerintahan kalurahan tahun 2025 serta memperkuat kapasitas lembaga kemasyarakatan di tingkat akar rumput, Pemerintah Kalurahan Margorejo menggelar kegiatan Pembinaan RT dan RW se-Kalurahan Margorejo pada Jumat (31/10/2025) bertempat di Balai Kalurahan Margorejo Kapanewon Tempel
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para ketua RT dan RW terhadap peran strategis mereka dalam pembangunan, pelayanan publik, serta keamanan lingkungan. Acara juga menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antar pengurus lingkungan, perangkat kalurahan, dan aparat keamanan setempat.
Acara dihadiri oleh seluruh ketua RT dan RW se Kalurahan Margorejo yang terdiri dari 81 RT dan 30 RW, pamong kalurahan, serta tokoh masyarakat. Hadir pula anggota DPRD Provinsi DIY Komisi C, Haris Sugiharta, S.IP sebagai narasumber utama. Turut mendampingi, Lurah Margorejo Abdul Azis Muh. Ridwan, S.H., Carik Aryanto Wibowo SH CPLA, Jogoboyo Kalurahan Margorejo Farhan Mei Ustadza, dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Margorejo Wahyu Prihatmoko, serta dihadiri juga oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Margorejo.
Dalam sambutannya, Lurah Margorejo Abdul Azis Muh. Ridwan, S.H. menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. “RT dan RW adalah garda terdepan dalam menyampaikan aspirasi warga sekaligus menjadi penghubung langsung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pembinaan ini, kami berharap koordinasi semakin solid, komunikasi semakin lancar, dan pelayanan publik makin cepat serta transparan,” ujarnya.
Sebagai penutup sambutannya, Lurah Margorejo Abdul Azis Muh. Ridwan, S.H. menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin. “Kami berkomitmen agar pembinaan RT dan RW ini menjadi agenda berkelanjutan setiap tahun. Tujuannya agar para pengurus lingkungan terus mendapatkan pengetahuan baru dan mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa bersama-sama mewujudkan Margorejo yang maju, aman, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Haris Sugiharta, S.IP, anggota DPRD Provinsi DIY Komisi C, dalam pemaparannya menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif. “Membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. RT dan RW memiliki peran vital sebagai agen pembangunan sosial yang memahami langsung kebutuhan warga. Maka dari itu, pembinaan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kapasitas, memahami regulasi, dan memperluas wawasan tentang tata kelola pembangunan yang partisipatif,” jelas Haris.
Ia juga menekankan agar RT dan RW mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan administrasi modern, terutama dalam pendataan warga dan pengelolaan informasi publik. “Kita harus bergerak ke arah digitalisasi layanan agar data warga lebih akurat, bantuan sosial lebih tepat sasaran, dan transparansi terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Jogoboyo Kalurahan Margorejo Farhan Mei Ustadza yang mengampu kegiatan pembinaan RT RW dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap para ketua RT dan RW yang selama ini aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. “Sinergi yang baik antara pamong kalurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para ketua RT dan RW telah membuat Margorejo tetap kondusif. Kami berharap semangat gotong royong ini terus dijaga,” ungkapnya.
Ditambahkan oleh Farhan bahwa pembinaan RT RW ini juga sebagai bagian dari arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sleman dimana kegiatan pembinaan RT dan RW ini guna mendukung peningkatan kinerja lembaga kemasyarakatan kalurahan (LKK). "Melalui penguatan kapasitas, pendampingan, serta peningkatan kompetensi, diharapkan lembaga kemasyarakatan dapat semakin berperan aktif dalam menggerakkan pembangunan berbasis partisipasi warga dan memperkuat fondasi pemerintahan yang responsif serta akuntabel di tingkat kalurahan," pungkasnya.
Bhabinkamtibmas Margorejo Aipda Agung Priyono juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab bersama. RT dan RW punya peran besar dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari potensi gangguan sosial,” ujarnya dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Margorejo, Wahyu Prihatmoko, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pembinaan ini. “Kami di KDMP siap bersinergi dengan pemerintah kalurahan dan pengurus lingkungan untuk memperkuat ekonomi warga melalui koperasi. Pemberdayaan masyarakat akan berjalan lebih baik jika didukung oleh struktur RT dan RW yang kuat dan kompak,” tuturnya.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan interaktif, disertai sesi tanya jawab dan diskusi mengenai berbagai isu aktual di masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, pengelolaan dana lingkungan, hingga koordinasi keamanan.
(sbd kim tempel)