Pengurus PKK Padukuhan Sedogan Gelar Pengajian Rutin Sabtu Legi, Teguhkan Semangat Tholabul Ilmi dan Ibadah Berjamaah
SLEMAN — Pengurus PKK Padukuhan Sedogan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, kembali menggelar pengajian rutin setiap Sabtu Legi di Musholla Sabila Rosyad Sedogan pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini dihadiri segenap pengurus PKK padukuhan dan menjadi ruang pembelajaran keagamaan sekaligus penguatan kebersamaan sosial warga yang terus dijaga secara berkelanjutan.
Sebelum memasuki musholla, para jamaah terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tekanan darah. Layanan ini dilakukan oleh petugas Posyandu Lansia dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PKK Sedogan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan warga. Dukuh Sedogan, Aisyah Putri Wulansari, SE., M.IP., menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan jamaah. “Kegiatan pengajian kami padukan dengan layanan kesehatan sederhana agar warga tidak hanya mendapatkan asupan rohani, tetapi juga perhatian terhadap kondisi fisik,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Aisyah Putri Wulansari juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi pengurus PKK dalam menjaga tradisi pengajian rutin Sabtu Legi. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun karakter religius, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjaga keharmonisan sosial di tingkat padukuhan. “Pengajian ini menjadi sarana belajar bersama sekaligus mempererat silaturahmi. Nilai-nilai keagamaan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan,” katanya.
Tausiyah disampaikan oleh Hj. Dra. Asih Nuryanti yang menekankan pentingnya tholabul ‘ilmi atau menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah yang tidak terpisahkan dalam kehidupan umat Islam. Menurutnya, pengajian rutin seperti yang dilaksanakan PKK Padukuhan Sedogan merupakan bentuk nyata dari upaya menjemput ilmu, menambah wawasan keagamaan, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. “Menuntut ilmu tidak selalu harus di tempat yang jauh. Menghadiri pengajian, mendengarkan tausiyah, dan mengamalkan ilmunya merupakan bagian dari tholabul ‘ilmi yang bernilai pahala,” tutur Hj. Asih.
Dalam ceramahnya, Hj. Asih juga mengulas delapan keberkahan sholat Subuh berjamaah. Keberkahan tersebut antara lain pahala yang besar, perlindungan dari Allah sepanjang hari, kemudahan rezeki, ketenangan hati, wajah yang bercahaya, kelapangan urusan, penguatan iman, serta pertolongan Allah dalam berbagai aspek kehidupan. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan sholat Subuh berjamaah sebagai pondasi kedisiplinan ibadah sehari-hari. “Jika sholat Subuh berjamaah bisa kita jaga, insyaallah ibadah yang lain akan lebih mudah untuk kita istiqamahkan,” katanya.
Pengajian berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, kemudian ditutup dengan doa bersama. Kegiatan rutin Sabtu Legi ini mencerminkan peran aktif PKK sebagai penggerak pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput, sekaligus penjaga tradisi religius yang memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di Padukuhan Sedogan.
(SBD | KIM SENYUM TEMPEL)