PERSIAPAN WORKSHOP TENTANG PENGEMBANGAN PENGGUNAAN MEDIA INFORMASI BERBASIS DIGITAL ANTARA KIM SENYUM TEMPEL DENGAN MAHASISWA UTY YOGYAKARTA

  • Sih Budi Daryanto
  • Oct 10, 2025
Pemuda dan Olahraga

*Persiapan Workshop Tentang Transformasi Komunikasi Berbasis Digital: Upaya Peningkatan Peran Masyarakat dalam Penyebaran Informasi*

Tempel, 10 Oktober 2025

Di era digital yang serba cepat ini, kemampuan masyarakat dalam mengelola dan menyebarkan informasi secara bijak menjadi hal yang semakin penting. Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) melaksanakan kegiatan bertema “Transformasi Komunikasi Berbasis Digital sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat dalam Menyebarkan Informasi.”

Sebelum diadakannya kegiatan tersebut terlebih dahulu dilakukan pertemuan yang berlangsung pada Jum’at siang (10/10/2025) di rumah salah satu pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Tempel), yakni Sadono Hadi, yang berlokasi di Pringkuning, Gundengan, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Sleman.

Kegiatan mahasiswa UTY dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diketuai oleh Yulia Hananya Shinta dengan anggota Nazwa Kayla Arthalevia, M. Fadhil Saputra, dan Bernardus Sotatama Ginong ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat Tempel mengenai pentingnya transformasi komunikasi berbasis digital dalam penyebaran informasi publik.

Dalam sambutannya, Yulia Hananya Shinta menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi penyebar informasi yang benar, bermanfaat, dan sesuai etika digital. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir komunitas-komunitas lokal yang kreatif dalam memanfaatkan media sosial untuk kemajuan wilayahnya,” ujar Yulia.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi mengenai tema rencana pelatihan atau workshop mengenai pengelolaan konten media sosial, serta praktik membuat berita dan konten digital yang informatif dan menarik. Para peserta dalam workshop nantinya juga dibekali pemahaman tentang etika komunikasi digital serta cara mengenali dan mencegah penyebaran hoaks di dunia maya.

Nazwa Kayla Arthalevia, salah satu anggota tim, menambahkan bahwa masyarakat kini memiliki peran penting sebagai citizen journalist atau jurnalis warga. “Informasi dari masyarakat sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan media resmi. Karena itu, penting bagi warga untuk memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar informasi yang dibagikan dapat dipercaya dan bernilai positif,” jelas Nazwa.

Sementara itu, M. Fadhil Saputra menekankan pentingnya media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif untuk promosi potensi lokal dan mendukung pembangunan daerah. “Media digital bisa menjadi alat strategis untuk menyampaikan potensi desa, kegiatan sosial, maupun program pemerintah agar lebih dikenal luas,” ujarnya.

Kehadiran Bernardus Sotatama Ginong juga memberikan warna baru dalam kegiatan ini. Ia menyoroti perlunya masyarakat mengembangkan kemampuan produksi konten yang menarik tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal. “Kearifan lokal dan budaya masyarakat bisa menjadi sumber konten positif yang memperkuat identitas daerah. Inilah kekuatan utama komunikasi digital yang berbasis masyarakat,” tutur Bernardus.

Dari pihak KIM Senyum Tempel, kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi. Ketua KIM Tempel yang diwakili oleh Sadhono Hadi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi penguatan kapasitas anggota KIM dalam mengelola informasi berbasis digital. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dan pendampingan dari mahasiswa UTY. Kegiatan ini sejalan dengan semangat KIM Tempel untuk terus bertransformasi menjadi media masyarakat yang adaptif, kreatif, dan beretika dalam menyebarkan informasi publik,” ungkap Sadhono Hadi mewakili Ketua KIM Senyum Tempel.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, pihak Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) berencana mengadakan workshop bertema Transformasi Komunikasi Berbasis Digital pada rentang tanggal 20–28 November 2025. Workshop ini akan dilaksanakan satu kali pertemuan, namun dapat berkelanjutan setelah pelaksanaan kegiatan utama.

Pihak UTY melalui mahasiswa yang hadir menyampaikan bahwa KIM Senyum Tempel diharapkan dapat menyediakan tempat kegiatan serta peserta sebanyak 25–30 orang, sementara fasilitasi kegiatan akan disiapkan sepenuhnya oleh UTY. Workshop ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kemampuan praktis masyarakat dalam produksi konten digital, pengelolaan media sosial, serta penguatan etika komunikasi publik.

Lebih lanjut, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KIM Tempel dan Universitas Teknologi Yogyakarta akan ditindaklanjuti setelah pelaksanaan workshop tersebut. Rencana kerja sama ini mencakup bidang pengembangan media sosial, website, serta pelatihan komunikasi publik berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan dan rencana tindak lanjut ini, diharapkan masyarakat Tempel semakin siap menghadapi tantangan era digital dengan kemampuan komunikasi yang lebih baik, serta berperan aktif dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan produktif.

(sbd kim tempel)