Polsek Tempel Intensifkan Patroli Ramadan, Antisipasi Gangguan Keamanan dari Malam hingga Subuh
SLEMAN — Kepolisian terus meningkatkan langkah preventif selama bulan suci Ramadan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Tempel yang menggelar patroli intensif di berbagai waktu rawan aktivitas masyarakat.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tempel, AKP Gunawan Setyabudi, SH MM dengan menyasar sejumlah titik strategis dan aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan.
Menurut Gunawan Setyabudi, pola patroli yang dilakukan disusun berdasarkan pemetaan potensi kerawanan yang biasanya muncul selama bulan Ramadan, termasuk aktivitas remaja di ruang publik serta mobilitas masyarakat pada malam hingga dini hari.
“Penentuan lokasi dan waktu patroli kami sesuaikan dengan data kejadian atau tindak pidana pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya. Tujuannya agar langkah pencegahan bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Gunawan.
Ia menjelaskan, patroli pertama dilaksanakan pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dengan menyasar kawasan sepanjang Jalan Magelang. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok remaja, khususnya setelah kegiatan buka puasa bersama yang kerap diikuti pelajar tingkat SMP.
Selanjutnya, patroli kembali digelar pada pukul 00.00 hingga 03.30 WIB dengan fokus pada aktivitas Sahur On The Road. Pada jam-jam tersebut, petugas mengantisipasi potensi tindak pidana jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Ramadan biasanya diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam hari. Karena itu kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman serta mencegah potensi kejahatan jalanan,” kata Gunawan.
Pengamanan juga berlanjut saat waktu subuh, yakni pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Patroli difokuskan pada pengawasan aktivitas remaja yang kerap menyalakan petasan atau kembang api setelah salat subuh, yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.
Tidak hanya itu, menjelang waktu berbuka puasa atau ngabuburit, polisi juga melakukan pengamanan di pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pada pukul 16.30 hingga 17.30 WIB, personel ditempatkan untuk mengamankan kegiatan UMKM di Pasar Ramadan kawasan Pasar Tempel, sekaligus melakukan patroli tertutup guna mengantisipasi balap liar di sejumlah ruas jalan.
Gunawan menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak semata penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin Ramadan menjadi momentum yang penuh kedamaian. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, terutama para remaja, untuk mengisi bulan suci ini dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.
Melalui pola patroli yang menyeluruh dari sore hingga pagi hari, kepolisian berharap suasana Ramadan dapat berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas sosial dengan rasa nyaman. (SBD KIM SENYUM TEMPEL)