Rakor Akhir Tahun PPKBD Margorejo Evaluasi Program Pendampingan Keluarga
SLEMAN — Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) akhir tahun Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) se-Kalurahan Margorejo, Selasa (30/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kalurahan Margorejo ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan peran kader dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana di tingkat desa.
Rakor diikuti oleh 27 anggota kader PPKBD yang selama ini mendampingi 19 posyandu yang tersebar di wilayah Kalurahan Margorejo. PPKBD sendiri merupakan kader di tingkat desa: yang berperan membantu Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam pelaksanaan dan pendampingan program keluarga berencana serta pembangunan keluarga.
Materi utama dalam rakor disampaikan oleh Edi Santoso, PLKB Kapanewon Tempel. Ia memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Program TPK (Tim Pendamping Keluarga) sepanjang tahun 2025, yang mencakup pendampingan calon pengantin (caten), ibu hamil, hingga ibu menyusui.
“Pendampingan yang dilakukan TPK tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek edukasi dan pencegahan risiko, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting. Peran kader PPKBD sangat strategis karena mereka bersentuhan langsung dengan keluarga di tingkat bawah,” ujar Edi dalam pemaparannya.
Menurutnya, keberhasilan program TPK sangat ditentukan oleh konsistensi kader dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pendampingan berkelanjutan kepada sasaran program. Ia juga mendorong agar koordinasi antara PPKBD, kader posyandu, dan pemerintah kalurahan terus diperkuat.
Sementara itu, Pemerintah Kalurahan Margorejo memberikan apresiasi atas dedikasi para kader PPKBD. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Kamituwa Kalurahan Margorejo, Anwar Insani, SE, yang hadir mewakili Lurah Margorejo.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kader PPKBD yang selama ini telah bekerja dengan penuh komitmen. Peran panjenengan semua sangat penting dalam mendampingi keluarga, mulai dari calon manten hingga ibu dan anak, demi mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” kata Anwar Insani.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kalurahan Margorejo berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan PPKBD, baik melalui fasilitasi koordinasi, peningkatan kapasitas kader, maupun sinergi dengan program kesehatan dan sosial lainnya di tingkat kalurahan.
Rakor akhir tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi atas pelaksanaan program sepanjang 2025 sekaligus menjadi pijakan untuk menyusun langkah-langkah strategis pada tahun mendatang. Dengan penguatan peran PPKBD dan kolaborasi lintas sektor, Kalurahan Margorejo menargetkan peningkatan kualitas pendampingan keluarga serta kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal.
(SBD KIM SENYUM TEMPEL)