Rapat Koordinasi Kader Kesehatan Kalurahan Lumbungrejo Fokuskan Upaya Penurunan Stunting

  • Sih Budi Daryanto
  • Oct 29, 2025
Kesehatan

Rapat Koordinasi Kader Kesehatan Kalurahan Lumbungrejo Fokuskan Upaya Penurunan Stunting

Sleman, 28 Oktober 2025 – Bertempat di Aula Lantai II Kalurahan Lumbungrejo, pada Selasa (28/10) pukul 13.00 WIB dilaksanakan pertemuan rutin dan rapat koordinasi kader posyandu desa serta kader poskesdes Permata. Kegiatan ini dihadiri oleh PLKB Kapanewon Tempel, Lurah Lumbungrejo M. Misbah Al-Hakim, mahasiswa Psikologi dari Universitas Mercu Buana, serta seluruh pengurus kader posyandu dan kader poskesdes Kalurahan Lumbungrejo.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi kegiatan para kader kesehatan yang mencakup kader posyandu, posbindu, dan kader keluarga berencana (KB), sekaligus melakukan evaluasi laporan data masyarakat serta pembelajaran materi tentang pola asuh anak dalam keluarga.

Hadir sebagai narasumber pertama, Dwi Martini Budi Utami, SE, PLKB Kapanewon Tempel, yang memaparkan hasil desiminasi data stunting di wilayah Kapanewon Tempel. Dari data tersebut, Utami menyoroti pentingnya intervensi yang tepat guna mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di Kalurahan Lumbungrejo.

Beliau menjelaskan tiga faktor intervensi spesifik yang menjadi kunci penanganan stunting, yaitu:

1. Faktor asupan gizi yang tidak adekuat, yang dapat diatasi melalui pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita, edukasi feeding rules atau pola makan ibu dan anak, serta optimalisasi kelas menyusui dan kelas MPASI.

2. Faktor determinan perilaku merokok dalam keluarga, dengan mendorong gerakan Keluarga Sehat Bebas Asap Rokok (GASBRO) dan pengembangan pelayanan Unit Berhenti Merokok (UBM) di Puskesmas.

3. Faktor riwayat ibu hamil dengan kondisi KEK (Kekurangan Energi Kronis), yang dapat dicegah dengan edukasi gizi sejak remaja putri melalui program Aksi Bergizi serta pemberian PMT bagi ibu hamil berisiko.

Dalam penutup materinya, Utami menegaskan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendampingi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terutama yang berisiko stunting. “Kita perlu meningkatkan peran TPK karena terjadi peningkatan angka stunting di Kapanewon Tempel, termasuk di Kalurahan Lumbungrejo. Semangat untuk kita semua agar bersama-sama menurunkan angka stunting,” ujarnya.

Narasumber kedua, Rohayati, mahasiswa Psikologi Universitas Mercu Buana, menyampaikan materi tentang pola asuh anak dalam keluarga. Ia menekankan pentingnya pola asuh positif yang berlandaskan kasih sayang, komunikasi yang terbuka, dan keterlibatan aktif orang tua dalam tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Lurah Lumbungrejo M. Misbah Al-Hakim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap semangat para kader kesehatan. “Bersama-sama kita berupaya menurunkan angka stunting. Ke depan akan lebih banyak kegiatan pencegahan yang kami dorong di Kalurahan Lumbungrejo, mulai dari edukasi gizi pada remaja, sosialisasi pernikahan dini di padukuhan, hingga pendampingan dan pemberian PMT bagi ibu hamil,” ungkapnya.

Ia menutup sambutannya dengan penuh optimisme, “Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita bisa menurunkan angka stunting di Kalurahan Lumbungrejo.”

(Aisyah Putri Wulansari-KIM Senyum Tempel)