Sayur Kecombrang Kurang Dikenal Di Jogja

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 28, 2025
Features

Sayur Kecombrang Kurang Dikenal Di Jogja

Bunga Kecombrang bermunculan di pinggir kebun di jalan Mangkudranan, Margorejo Tempel. Pak Sunardi, pemilik kebun, ketika ditanya mengapa tidak dipetik, 27/11/2025 yang lalu, “Kami tidak tahu bahwa bunganya bisa dimakan. Biasanya kami biarkan saja sampai kering”, katanya.

Nama latin tanaman ini adalah Etlingera elatior, atau torch ginger, memang bau dan rasanya mirip jahe. Menurut William Warren, Botanica, 1997, tanaman ini asli berasal dari Indonesia. Memilki batang dibawah tanah (rhyzome) dan muncul keluar daunnya yang panjang lancip bisa sampai satu meter. Bunganya juga menyembul dari batang yang terpendam, mahkota kelopak bunganya membentuk piramid dengan marna merah keunguan (scarlet).

Di Jawa Barat dikenal dengan sebutan Honje dan helai bunganya yang berwarna kemerahan biasa dimasak dengan rasa yang khas dan banyak dicari di pasar-pasar tradisional. Sedang di daerah Banyumas, bunga Combrang ini menjadi salah satu campuran dari sayur pecel. Bau yang menyengat dan efek menghangatkan tubuh menjadikan tanaman ini sangat disukai sebagai tanaman herbal. Di beberapa tempat kelopak bunga dan batang bunganya bahkan disantap langsung sebagai lalapan sambal.

(Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)