Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Penipuan Digital Dorong Karangtaruna Sedogan Lebih Waspada

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 29, 2025
Pemuda dan Olahraga , Sosial Masyarakat

Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Penipuan Digital Dorong Karangtaruna Sedogan Lebih Waspada

Sleman - Upaya pencegahan tindak kejahatan siber terus digencarkan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar oleh mahasiswa KKNM-23386 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama Karangtaruna Sedogan di lantai 2 Gedung PAUD Sedogan, Sabtu (29/11/2025). Acara ini menghadirkan Bhabinkamtibmas Lumbungrejo, Bripka Haris Purnawan, sebagai narasumber utama dengan materi mengenai judi online dan penipuan online, dua bentuk kejahatan digital yang terus meningkat di masyarakat.

Dalam paparannya, Bripka Haris menegaskan bahwa judi online tak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. “Judi online itu awalnya terlihat sepele, tetapi dampaknya bisa sangat serius—mulai dari kehilangan uang, terlilit pinjol, depresi, hingga kriminalitas. Pemerintah dan Polri membentuk Satgas untuk memberantasnya, namun yang paling penting adalah kesadaran masyarakat sendiri, terutama generasi muda,” jelasnya.

Ia juga memaparkan berbagai modus penipuan online yang banyak menjerat korban, seperti phishing, penipuan berkedok jual beli, hingga rekayasa sosial. “Pelaku sekarang semakin pintar. Mereka mengirim link palsu, menyamar sebagai customer service, bahkan membuat akun media sosial yang tampak meyakinkan. Jangan pernah klik link yang tidak jelas dan jangan mudah percaya tawaran menggiurkan,” tambahnya.

Sambutan apresiatif disampaikan oleh Rudi Mustofa, Ketua RW 21 Sedogan yang mewakili Dukuh Sedogan. Ia menekankan pentingnya edukasi digital bagi generasi muda. “Kami sangat mendukung sosialisasi seperti ini. Harapannya, pemuda-pemudi Sedogan semakin paham risiko kejahatan online dan mampu melindungi diri serta lingkungannya. Ini pengetahuan yang benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya mengenai cara melaporkan situs judi dan langkah aman menghadapi penipuan digital. Bripka Haris juga menutup sesi dengan imbauan agar masyarakat selalu berhati-hati menggunakan internet dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal membangun komunitas Sedogan yang melek digital, aman, dan tangguh menghadapi maraknya kejahatan siber.

(SBD KIM SENYUM TEMPEL)