Telur Asin "SM”, Produk Unggulan UMKM Sedogan Makmur Mulai Dikenal Warga

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 05, 2025
Kuliner

“Telur Asin SM”, Produk Unggulan UMKM Sedogan Makmur Mulai Dikenal Warga

Tempel, Sleman — Aroma gurih dari telur asin yang baru matang memenuhi udara di kediaman Ketua UMKM Sedogan Makmur, Nurhayati, di Sedogan RT 05 RW 22, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Rabu (5/11/2025). Di tempat inilah para anggota UMKM Sedogan Makmur bersama adik-adik KKN UNY Yogyakarta bergotong royong membuat produk unggulan yang kini mulai dikenal masyarakat, yakni “Telur Asin SM”.

Ketua UMKM Sedogan Makmur, Nurhayati, menjelaskan bahwa kegiatan pembuatan telur asin ini merupakan bagian dari upaya pengembangan produk unggulan kelompok yang baru terbentuk beberapa waktu lalu. “Untuk tahap awal, kami buatnya dua minggu sekali sebanyak 100 butir. Karena masih baru, pemasarannya juga baru di lingkungan anggota dan warga sekitar, belum sampai ke luar wilayah,” ujar Nurhayati saat ditemui di sela kegiatan.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk tersebut, kelompok UMKM Sedogan Makmur kini berencana menambah frekuensi produksi. “Sekarang pesanan sudah mulai banyak. Rencananya, kami akan produksi seminggu sekali agar bisa memenuhi permintaan yang terus bertambah,” tambahnya.

Kegiatan produksi kali ini juga mendapat pendampingan langsung dari mahasiswa KKN UNY Yogyakarta. Selain membantu dalam proses pembuatan telur asin, para mahasiswa turut memberikan dukungan penting di bidang administrasi dan branding usaha. “Terima kasih kepada adik-adik KKN UNY yang sudah membantu membuatkan branding untuk UMKM Sedogan Makmur, termasuk pembuatan Google Map untuk anggota UMKM, stempel atau cap produk telur asin kami, serta pendampingan dalam proses pengurusan sertifikat halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB),” jelas Nurhayati dengan penuh apresiasi.

UMKM Sedogan Makmur sendiri menaungi sekitar 36 pelaku usaha kecil dan menengah dari seluruh wilayah Padukuhan Sedogan. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk rumah tangga. Namun, telur asin “SM” kini menjadi produk unggulan yang diharapkan mampu menjadi ikon ekonomi warga Sedogan.

Dukungan dan apresiasi juga disampaikan oleh Dukuh Sedogan, Aisyah Putri Wulansari SE MIP, yang melihat semangat warganya sebagai modal penting dalam membangun ekonomi lokal. “Saya sangat bangga dengan semangat ibu-ibu dan anggota UMKM Sedogan Makmur. Produk telur asin ‘SM’ ini menunjukkan bahwa warga Sedogan mampu berinovasi dan saling mendukung demi kemajuan ekonomi bersama,” ungkap Aisyah.

Dengan semangat kolaborasi antara warga, mahasiswa, dan pemerintah lokal, harapannya “Telur Asin SM” dapat terus berkembang, memiliki legalitas yang kuat, dan menjadi produk khas Sedogan yang dikenal lebih luas hingga ke luar daerah.

(sbd kim tempel)