TEROBOSAN BARU BISNIS KACA MATA: HOMECARE!

  • Sih Budi Daryanto
  • Feb 10, 2026
Features

TEROBOSAN BARU BISNIS KACA MATA: HOMECARE!

Abah Purnomo memulai layanan Homecare Kacamata dari satu kegelisahan sederhana: banyak orang membutuhkan kacamata, tetapi tidak semua punya waktu, tenaga, atau kenyamanan untuk datang ke optik.

Ditemui di Base Campnya, tanggal 9 Pebruari 2026, di restoran Kopi Krasak Tempel Sleman, pria energik berusia 55 tahun itu menjelaskan ciri operasinya, “Kami melayani melalui sistem panggilan, tim Homecare Kacamata datang langsung ke rumah pasien. Membawa peralatan, melakukan pengecekan, dan menawarkan solusi. Mulai dari tes ketajaman dan kesehatan mata, konsultasi gangguan penglihatan, hingga layanan teknis seperti mengganti lensa, mengganti frame, mencuci lensa buram agar kembali bening, atau memodifikasi frame lama agar terasa seperti baru”.

Kemudian ia menambahkan, “Bahkan untuk kondisi darurat seperti lensa pecah atau frame patah, layanan ini tetap hadir. Pemesanan kacamata baru pun dilayani, dengan pilihan pembayaran tunai maupun kredit. Jenis lensa yang tersedia beragam, disesuaikan dengan kebutuhan dan pesanan pelanggan”.

Ketika ditanyakan sasaran pasarnya, Abah Purnomo menjawab, “Mayoritas pengguna kacamata mulai meningkat setelah usia 40 tahun. Keluhan yang muncul pun beragam: penglihatan kabur, mata cepat lelah, lensa yang mulai keruh, hingga kacamata yang sudah tidak nyaman dipakai. Semua itu menjadi pintu masuk layanan kami. Kami bukan menunggu pelanggan datang, melainkan menjemput kebutuhan mereka”.

Home Care Kaca Mata beroperasi berdasarkan data, ia menegaskan, “Kami sedang melakukan survey, sudah berlangsung sekitar dua minggu dan masih berlanjut”. “Tim survei mendata usia calon pelanggan, sudah berapa lama memakai kacamata, apa keluhannya”, imbuhnya. “Dari hasil survey sementara, kemudian ditindak lanjuti dan ditawarkan solusi”. Ia menambahkan bahwa hasil survey cukup meyakinkan, “Permintaan nyata, transaksi terjadi, dan pembayaran berjalan. Semua ini mengindikasikan bahwa jalur bisnisnya jelas dan menjanjikan, saya optimis”, katanya.

Dengan latar belakang sebagai sales berpengalaman sejak 2008, hampir dua dekade berkecimpung di dunia kacamata, Abah Purnomo menerapkan customised services, karena selera dan kemampuan membeli sebuah kaca mata sangat beragam, tergantung pada segmen mana calon pelanggan. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)