UTY Yogyakarta dan Kim Senyum Tempel Dalam Pelatihan Konten Kreatif Dengan Materi Dasar Teknik Pengambilan Gambar dan Editing Video Menggunakan Smartphone

  • Sih Budi Daryanto
  • Nov 16, 2025
Pemuda dan Olahraga

UTY Yogyakarta dan KIM Senyum Tempel Perkuat Literasi Digital Melalui Pelatihan Konten Kreatif di Sumberrejo Tempel

Tempel, 15 November 2025 — Upaya peningkatan literasi digital masyarakat kembali mendapat perhatian melalui kolaborasi antara Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dan KIM Senyum Tempel. Bertempat di Balai Pertemuan Kalurahan Sumberrejo Tempel, para pengurus KIM, pemuda Karang Taruna, serta pelaku UMKM mengikuti pelatihan pembuatan konten kreatif menggunakan handphone sebagai bentuk penguatan kemampuan publik dalam memanfaatkan media sosial.

Ketua KIM Senyum Tempel, Muryana, membuka kegiatan dengan menegaskan pentingnya kemampuan digital bagi masyarakat desa. Ia menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi wajah desa dan keterampilan membuat konten merupakan kebutuhan mendasar. Muryana mengapresiasi mahasiswa UTY yang menjadikan Tempel sebagai lokasi pengabdian, sekaligus berharap kerja sama ini dapat terus berlangsung untuk mendukung kualitas informasi publik di desa.

Ketua pelaksana kegiatan dari UTY, Yulia Hananya Shinta, menjelaskan bahwa teknologi bukan lagi sesuatu yang jauh dari masyarakat. Menurutnya, handphone yang digunakan sehari-hari dapat menjadi alat kreatif yang efektif jika dipahami dengan benar. Ia menyampaikan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu masyarakat meyakini bahwa membuat konten dapat dilakukan dengan mudah, menyenangkan, dan bermanfaat bagi promosi desa maupun UMKM lokal.

Materi utama disampaikan oleh M. Fadhil Saputra dari UTY Yogyakarta. Ia memaparkan teknik videografi praktis untuk media sosial dengan bahasa yang sederhana dan demonstrasi langsung. Fadhil menjelaskan pentingnya penggunaan format vertikal 9:16 yang kini menjadi standar pada platform populer seperti TikTok, Reels, dan Shorts. Ia memberi panduan stabilisasi kamera dengan memanfaatkan posisi tangan, siku, dan benda sekitar untuk menghasilkan gambar yang lebih halus. Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan grid line dan penerapan rule of thirds sebagai dasar komposisi visual. Selain itu, Fadhil menunjukkan cara mengatur fokus dan pencahayaan hanya dengan menekan layar dua detik, serta memperagakan beberapa angle seperti medium shot, eye level, dan teknik orbiting yang memberikan kesan sinematik.

Penjelasan tersebut membuat peserta menyadari bahwa kualitas video tidak ditentukan oleh mahalnya perangkat, melainkan oleh teknik yang benar. Banyak peserta yang aktif bertanya, termasuk mengenai cara membuat video promosi UMKM, teknik vlog sederhana, hingga tips tampil percaya diri di depan kamera. Bella, salah satu peserta dari Pondokrejo, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa selama ini sering membuat video kegiatan dusun, namun banyak teknik dasar yang baru ia ketahui setelah mengikuti pelatihan.

Setelah sesi materi, para peserta mengikuti praktik langsung dalam kelompok. Mereka mencoba membuat konten singkat mulai dari video UMKM, vlog desa, hingga dokumentasi kegiatan. Mahasiswa UTY mendampingi setiap kelompok untuk memastikan teknik yang diajarkan diterapkan dengan baik. Suasana menjadi hidup ketika peserta mencoba angle orbiting untuk pertama kali atau ketika mereka berusaha menempatkan objek sesuai komposisi rule of thirds. Kegiatan ditutup dengan pemilihan kelompok dengan konten terbaik dan pemberian hadiah, menciptakan suasana belajar yang penuh antusiasme.

Kolaborasi UTY Yogyakarta dan KIM Senyum Tempel diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan ini saja, melainkan berlanjut pada pelatihan lanjutan seperti editing video, storytelling konten, hingga manajemen media sosial desa. Dengan kapasitas digital yang semakin baik, masyarakat Sumberrejo diyakini mampu memperkuat citra positif desa sebagai komunitas yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital.

(SBD KIM Senyum Tempel)