Gelar Seni Budaya Margorejo Siap Digelar Berkelanjutan, Dorong Pelestarian Tradisi dan Penguatan UMKM Lokal

  • Sih Budi Daryanto
  • Jun 28, 2026
Budaya

Sleman – Upaya melestarikan seni tradisi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat terus dilakukan melalui berbagai inovasi di tingkat desa. Salah satunya diwujudkan oleh Kalurahan Margorejo Kapanewon Tempel Sleman yang akan menggelar Gelar Seni Budaya Kalurahan Margorejo secara berkesinambungan mulai September 2026.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bersama untuk menampilkan kekayaan seni budaya sekaligus memperluas peluang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Seluruh kelompok seni yang ada di Kalurahan Margorejo dijadwalkan tampil secara bergiliran dalam agenda tersebut. Beragam kesenian tradisional akan menjadi sajian utama, mencerminkan kekayaan budaya yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Lurah Margorejo Abdul Aziz Muh Ridwan SH dalam sambutannya menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui dokumentasi, tetapi harus diwujudkan dengan memberikan ruang tampil yang berkesinambungan bagi para pelaku seni.

"Kesenian tradisional merupakan identitas yang harus terus dijaga. Melalui gelaran rutin ini kami ingin memberikan panggung bagi seluruh kelompok seni di Margorejo, sekaligus menjadikan budaya sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan UMKM menjadi bagian penting dalam setiap penyelenggaraan kegiatan. Kehadiran para pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi warga, sehingga seni budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menghadirkan dampak kesejahteraan.

Program ini juga menjadi contoh bagaimana pembangunan desa dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Di berbagai daerah, kegiatan berbasis budaya terbukti mampu memperkuat identitas lokal, menarik minat masyarakat lintas generasi, serta membuka peluang ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Suasana pembukaan Gelar Budaya Margorejo 2026 semakin semarak dengan penampilan kesenian Jathilan Cipto Wiloho dari Kadisono, yang dikenal sebagai salah satu kelompok seni tradisional yang konsisten menjaga eksistensi tari rakyat khas Jawa.

Melalui penyelenggaraan yang berkesinambungan, Gelar Seni Budaya Kalurahan Margorejo diharapkan menjadi agenda budaya yang tidak hanya memperkuat rasa bangga terhadap warisan tradisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan seni budaya sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang berdaya, kreatif, dan mandiri.(SBD)