Pelepasan Siswa TK Jadi Momentum Menanamkan Karakter dan Kecintaan Budaya Sejak Dini

  • Sih Budi Daryanto
  • Jun 25, 2026
Sosial Masyarakat

SLEMAN – Pelepasan siswa dan penutupan tahun ajaran bukan sekadar seremoni akhir pendidikan anak usia dini. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menampilkan hasil pembelajaran, membangun kepercayaan diri anak, sekaligus memperkuat nilai karakter dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Semangat tersebut terlihat dalam acara Pelepasan Murid dan Tutup Tahun Ajaran TK ABA Plumbon yang digelar pada Kamis (18/6/2026) di Mororejo, Tempel, Sleman. Kegiatan dihadiri jajaran pemerintah kalurahan, pengurus komite sekolah, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta para orang tua dan wali murid yang memadati lokasi acara.

Suasana berlangsung meriah melalui berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa. Mereka menampilkan permainan angklung, tarian Manuk Dadali, tarian Gugur Gunung, hingga pertunjukan Jejak PAUD yang menggambarkan perjalanan belajar anak-anak selama menempuh pendidikan di taman kanak-kanak.

Kepala TK ABA Plumbon, Nanik Sutiami, S.E., S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap anak memiliki potensi yang perlu terus didampingi dan dikembangkan melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga.

“Hari ini bukan sekadar perpisahan, tetapi juga awal perjalanan baru bagi anak-anak untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari proses tumbuh kembang mereka, baik dalam aspek pengetahuan, karakter, maupun keterampilan sosial,” ujarnya.

Nanik menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter generasi masa depan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari tumbuhnya sikap disiplin, kemandirian, rasa percaya diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, mengapresiasi kontribusi lembaga pendidikan anak usia dini yang terus berperan aktif dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas.

“Pendidikan anak usia dini merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Di sinilah nilai-nilai moral, budaya, dan kebiasaan baik mulai ditanamkan. Karena itu, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi proses belajar anak setelah mereka memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Beragam penampilan seni yang disuguhkan para siswa mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan wali murid. Selain menjadi ajang unjuk bakat, pentas tersebut menunjukkan pentingnya pelestarian budaya lokal dan nasional melalui pendidikan sejak usia dini.

Melalui kegiatan pelepasan dan pentas seni seperti ini, lembaga pendidikan tidak hanya merayakan capaian belajar anak-anak, tetapi juga menegaskan perannya dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan bangga terhadap budaya bangsa. Di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman, pendidikan anak usia dini tetap menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul di masa depan.(SBD)