Pentas Seni Jadi Ruang Tumbuh Karakter, KB Putra Handayani Lepas Generasi Muda Berakhlak Mulia

  • Sih Budi Daryanto
  • Jun 25, 2026
Sosial Masyarakat

SLEMAN – Pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, keberanian, kreativitas, dan nilai-nilai moral sejak dini. Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Pentas Seni dan Tutup Tahun Ajaran 2025/2026 Kelompok Bermain (KB) Putra Handayani yang berlangsung di Gedung Dakwah Mororejo, Tempel, Sleman, Rabu (24/6/2026).

Mengusung tema “Unjuk Bakat, Hebat, Berakhlak Mulia”, kegiatan tersebut menjadi panggung bagi anak-anak untuk menampilkan berbagai kemampuan yang telah diasah selama proses pembelajaran. Suasana berlangsung meriah sekaligus haru ketika para siswa secara bergantian tampil di atas panggung dalam prosesi pelepasan. Profil dan cita-cita setiap anak turut ditampilkan melalui layar lebar, memberikan gambaran tentang impian dan potensi yang tengah tumbuh.

Kepala KB Putra Handayani, Sulis, mengatakan bahwa pentas seni bukan sekadar acara penutup tahun ajaran, melainkan bagian dari proses pendidikan yang mendorong anak-anak berani tampil, percaya diri, dan mampu mengekspresikan diri di hadapan publik.

"Hari ini kami melaksanakan tutup tahun ajaran 2025/2026 sekaligus pentas seni yang merupakan hasil bimbingan para guru dan tenaga kependidikan. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan yang telah mereka kembangkan selama belajar," ujarnya.

Sebanyak 32 siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang didampingi orang tua masing-masing. Dari jumlah tersebut, 11 siswa secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Menurut Sulis, pendidikan usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak yang baik. Karena itu, berbagai kegiatan pembelajaran dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan positif, kemandirian, serta kemampuan sosial anak.

"Harapan kami, anak-anak ini kelak mampu meraih cita-citanya dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Kami juga berterima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami," katanya.

Apresiasi juga datang dari para wali murid. Salah seorang orang tua, Aprilia Tri Lestari, menilai para pendidik di KB Putra Handayani telah memberikan kontribusi besar dalam membangun karakter anak-anak.

"Kami melihat perkembangan yang sangat baik pada anak-anak, mulai dari keberanian, kedisiplinan, hingga kemandirian. Terima kasih kepada para guru yang dengan sabar membimbing dan mendampingi mereka," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, menyampaikan bahwa keberhasilan anak-anak menyelesaikan pendidikan di kelompok bermain merupakan langkah awal menuju perjalanan pendidikan yang lebih panjang.

"Selamat kepada anak-anak yang hari ini menyelesaikan jenjang kelompok bermain. Ini adalah awal dari perjalanan untuk meraih masa depan yang gemilang. Selamat juga kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi proses tumbuh kembang mereka," tuturnya.

Momentum pelepasan siswa KB Putra Handayani menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari pendidikan usia dini. Melalui lingkungan belajar yang hangat, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter, anak-anak tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya, tetapi juga dibekali nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi masa depan.(SBD)