Syawalan dan Santunan Dhuafa, Yayasan Ikhtiar Sejahtera Teguhkan Spirit Kebersamaan Pasca-Ramadan

  • Sih Budi Daryanto
  • Apr 05, 2026
Keagamaan

Syawalan dan Santunan Dhuafa, Yayasan Ikhtiar Sejahtera Teguhkan Spirit Kebersamaan Pasca-Ramadan

Sleman — Momentum Syawal dimanfaatkan Yayasan Ikhtiar Sejahtera (YIS) untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan syawalan yang dirangkai dengan santunan dhuafa. Kegiatan yang melibatkan pengurus yayasan, kelompok pengajian ibu-ibu Sahabat Quran QL (Queen Latifa), serta masyarakat sekitar ini digelar di sekretariat YIS, Ngebong, Margorejo, Sleman, pada Minggu (5/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 60 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya pasca-Ramadan yang sarat dengan nilai berbagi dan kepedulian.

Ketua Yayasan Ikhtiar Sejahtera, Anwar Ihsani, SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta serta dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa santunan dhuafa bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud nyata dari kepedulian sosial yang harus terus dijaga.

“Melalui momentum Syawal ini, kami ingin menguatkan kembali semangat berbagi dan kepedulian. Santunan dhuafa bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun empati dan mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain santunan, kegiatan syawalan juga diisi dengan pengajian halal bihalal yang disampaikan oleh H. Muh Nur Subkhi, pengurus Badko TPA Kabupaten Sleman. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis.

“Silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi kebutuhan. Dengan saling memaafkan, hati menjadi lapang dan hubungan antarsesama menjadi lebih kuat. Inilah salah satu hikmah utama dari Syawal,” tutur H. Muh Nur Subkhi.

Kegiatan ini mencerminkan bagaimana nilai-nilai keagamaan dapat diimplementasikan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi antara kegiatan spiritual dan sosial menjadi kekuatan utama dalam membangun solidaritas, terutama di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks.

Melalui kegiatan seperti ini, Yayasan Ikhtiar Sejahtera tidak hanya hadir sebagai lembaga sosial-keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kemanusiaan yang relevan lintas daerah. Semangat berbagi dan mempererat silaturahmi yang diusung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain di berbagai wilayah Indonesia.(SBD Kim Tempel)